Kapolda dan Wakapolda NTT Bersama Masyarakat Memanen Jagung di Lahan Para Petani

MEXIN TV, Kupang – Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum Melakukan Panen Jagung Bersama Masyarakat Desa Kuanheum di Lahan Pertanian Kolana, Kecamatan Kupang Barat,  (6/1/2023).

Jagung di Lahan Pertanian Seluas 30 hektar ini diikuti oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol Drs. Heri Sulistianto, Irwasda Kombes Pol Zulkifli, S. STmK, S.H., M.M, para pejabat utama dan para Kapolres jajaran Polda NTT.

Selain memanen jagung, Kapolda NTT dan Wakapolda NTT juga menanam bibit jagung di lahan yang telah disiapkan oleh para petani.

Baca Juga:  Kapolda NTT Lepas Keberangkatan Pasukan Brimob ke Papua

Kapolda memberikan apresiasi kepada warga yang tergabung dalam tiga kelompok tani yang dibina langsung oleh Polri dalam hal ini Korbinmas dan Ditbinmas Polda NTT.

“Kita berikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat semua dan kepada ahli yang telah menuntun masyarakat di sini sehingga hasil dari tanam jagung ini cukup baik dan terus dipertahankan”, ucap Irjen Pol Drs. Johni Asadoma, M.Hum.

“Hari ini kita melaksanakan panen jagung yang ditanam oleh masyarakat binaan Korbinmas dan Ditbinmas Polda NTT. Ini adalah jagung hibrida R7 yang telah ditanam sejak empat bulan lalu”, tambahnya.

Baca Juga:  Kapolda NTT Penyerahan Ijazah kepada 224 Siswa Bintara Polri Angkatan 48.

Pada kesempatan ini, Kapolda NTT mengimbau kepada seluruh masyarakat NTT agar memanfaatkan lahan-lahan yang ada untuk menanam jagung.

Dikatakannya bahwa 1 hektar jagung bisa menghasilkan uang lebih kurang 20 juta Rupiah. Karena itu, agar jangan membiarkan lahan yang ada kosong, tetapi harus ditanam untuk kesejahteraan bersama.

Dengan menanam jagung, ini kita sudah membangun ketahanan pangan dan juga kita membangun ekonomi kita sendiri.

Baca Juga:  Hari ini, 46 TPS di NTT Gelar PSU

Diungkapkan bahwa peran Polri untuk membantu perekonomian masyarakat dan mendukung program ketahanan nasional.

“Jadi Polri hadir sebagai representasi Negara untuk memberdayakan masyarakat menanam lahan-lahan tidur sehingga mempunyai nilai ekonomi”, ungkapnya.

“Hal ini pun akan menjadi contoh bagi Kapolres jajaran Polda NTT guna melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Pemda serta dinas yang berhubungan dengan pertanian guna bisa memanfaatkan lahan tidur di wilayahnya masing-masing”, .( Tim )