Penjabat Walikota Tidak Hadir Dalam Musrembang

Mexin Tv,Kupang – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) dikecamatan Alak akan
membahas terkait usulan dan aspirasi masyarakat kegiatan ini dihadiri Lurah, Ketua LPM,Ketua Rt, Ketua Rw, OPD juga anggota DPRD Kota Kupabg dari dapil alak.

Camat Alak Kota Kupang, Ady Palli dalam sambutannya dikegiatan Musrenbang Kecamatan Alak pagi tadi, Rabu (22/2/23) di aula kecamatan Alak Kota Kupang

Ia mengatakan bahwa dalam kegiatan murembang ini untuk membawa aspirasi atau membawa semua harapang masyarakat ini dalam musrembang.

Ady Palli, kegiatan di hadiri hampir semua Ketua LPM dimasing-masing Kelurahan se-kecamatan alak,saya mengajak mari kita laksanakan kegiatan musrembang ini baik dan lancar.

Karena nanti usulan-usulan dalam musrembang dari ketua LPM dan ketua Rt/Rw semuanya akan ditampung oleh para anggota DPRD dibawa dalam sidang bersama dengan pemerintah,” katanya.

Baca Juga:  KOTA KUPANG SIAP JADI TUAN RUMAH FESTIVAL FORUM KTI IX

Nanti dalam musrembang ini jangan dengan hati yang panas tapi dengan hati yang
tenang juga damai supaya kegiatan musrembang ini berjalan dengan lancar tidak dengan suasana yang panas;” ujarnya.

Semantara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Kupang dari dapil Alak, Christian Baitanu juga menjelaskan hari ini kita melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) ditingkat kecamatan Alak, yang didalmnya ada 12 kelurahan se-kecamatan Alak Kota Kupang.

Kemarin di 2022 dibadan anggaran DPRD Kota Kupang hanya ada saya bersama dengan anggota DPR Living Ratu Kadja sudah terjadi di AKD, badan anggaran seksrang ada Pak Afred Djami Wila juga Ibu Essy Bire tentu mengawal program-program yang di usulkan dari kecamatan alak.

Oleh karena itu kita berterima kasih kepada Pemerintah Kota yang sudah melaksanakan program kegiatan pembangunan yang ada di kota kupang khusunya dikecamatan alak,” ungkap Baitanu.

Baca Juga:  Lurah Tode Kiser "Terkait Tanah Dibangunnya Gedung FKPPI Itu Dengan  Urusan Agraria

Tapi hari ini saya mewakili lembaga harus menyampaikan kepada kepala bapeda sebagai pemerintah yang mengelolah khusu proses pembangunan dikota kupang prisipnya harus sesuai dengan program kegiatan musrembang,” pintanya.

Saya minta agar pemeritah dapat perhatikan jalan yang rusah diwilayah kecamatan alak, kalau bisa dapat di kerjakan karean jalan tersebut dilewati semua masyarakat kota kupang.

Baitanu, berhara dari semua usulan dari hasil musrembang kelurahan dan musrembang kecamatan bisa diterima oleh pemerintah kota, apa bila semuanya bisa diakomodir pasti masyarakat senang dengan hasil kerja pemerintah,” paparnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penilitian
dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Djidja Kadiwanu mengatakan bahwa, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) ditingkat kecamatan ini adalah kegiatan rutin san setiap tahun mulai dari musrembang tingkat kelurahan, Kecamatan, tingkat Kota, provinsi juga tibgkat nasional.

Baca Juga:  Seorang Nelayan Diamankan Ditpolairud Polda NTT di Perairan Uiasa Semau Tangkap Ikan Gunakan Bahan Peledak

Dari tahapan-tahapan yang dilakukan memang setiap pelaksanaan dalam musyawarah ini tidak semua apa yang disampaikan oleh ketua LPM dan Ketua Rt Rw ini tidak semua diakomodir karena ini tergantung dari kemampuan keuangan daerah yang dikota kupang ini,” ucap Djidja.

” Untuk kemampuan keuangan daerah PAD kita ditahun 2023 itu ada Rp 210 miliar, sementara kita punya anggaran pendapatan dan belanja daerah itu ada hanya Rp 1 triliun 190 sekian miliar dan kemampuan kita buat PAD hanyq sekitar 18 persen atau 20 persen saja, untuk itu semuanya kita akan berusaha agar PAD di kota kupang bisq naik sampai 50 persen,” tegas Kepala Bappeda..( Tim )