Nelayan Bayar PNPB Tapi Masih Di Pungut Biaya  Oleh Petugas Sabandar

, Nelayan Bayar PNPB Tapi Masih Di Pungut Biaya  Oleh Petugas Sabandar, Mexin TV

Mexin Tv, Kupang – Ketua HMSI Provinsi NTT,Wahid wham Nurdin kalau nelayan sudah wajib membayar PNPB seharusnya jangan bayar biaya-biaya yang tidak bayar atau dipungut lagi” ujar Wahid Wham Nurdin saat ditemui di lokasi TPI pelabuhan tenau Kupang kelurahan Alak Kecamatan Alak Kota Kupang, Senin (25/9/23).

Ia juga menjelaskan bahwa, masih ada biaya-biaya yang nelayan bayar ke sabandar lagi seharusnya tidak boleh lagi, kalau sudah bayar PNPB itu sudah memenuhi syarat buat nelayan untuk turun melaut,” katanya.

Baca Juga:  Wagub Josef Nae Soi Ajak IMI NTT Jalin Kolaborasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wahid Wham Nurdin, dilihat dengan aturan PP nomor 8 itu dan sudah bayar PNPB semuanya tidak di bayar lagi, tapi masih juga ditarik biayanya oleh petugas sabandar perikanan Provinsi NTT mereka pakai Pergub nomor 85 dan ditarik per kapal para nelayan., Nelayan Bayar PNPB Tapi Masih Di Pungut Biaya  Oleh Petugas Sabandar, Mexin TV

Baca Juga:  Ketum Grib Jaya H. Hercules RM Hadiri Acara Kliwonan di Pekalongan dan Milad Ke 11 Ponpes Ora Aji di DI Yogyakarta

Para nelayan semua menolak dengan adanya pembayaran seperti ini, tapi kalau tidak dibayar nelayan tidak di ijinkan turun melaut cari ikan, kalau dibayar ke petugas sabandar baru bisa turun melaut,” ungkapnya.

Tambah’ Wahid Wham Nurdin’ kapal rusak saja dihitung biayanya dan sangat tinggi biayanya tambak labu, berlabu di pantai namosain tetap harus bayar pelabuhan maupun di semau tetap harus melakukan pembayaran  ke petugas sabandar, jadi nelayan kena dobel pembayaran ke sabandar dan PNPB ditarik tapi masih ada pembayaran lagi,” tutupnya.( Tim )

Baca Juga:  Peserta 2.057 Calon Siswa Bintara Polda NTT Lanjut Ujian Psikologi
, Mexin TV
Happy
0 %
, Mexin TV
Sad
0 %
, Mexin TV
Excited
0 %
, Mexin TV
Sleepy
0 %
, Mexin TV
Angry
0 %
, Mexin TV
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *