Salah Satu Nelayan Ditemukan Meninggal di Laut 

Mexin Tv, Atambua – Salah Satu Nelayan di Pantai Utara Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT ditemukan meninggal dunia,   (21/02/2023)

korban diketahui bernama Paulus Oltaf Meak Nenuk (55) warga Desa Jenilu yang melaut sejak Senin, (20/02/2023) sempat hilang kontak.

Sempat dilakukan pencarian, akhirnya jasad korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan dibantu keluarga dan warga
nelayan di hutan bakau tepatnya belakang Puskesmas Atapupu, Raikatar Desa Jenilu sekira pukul 11.25 Wita.

Selajutnya, jasad korban tim SAR gabungan bersama keluarga dan warga langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Atambua guna dilakukan otopsi lebih lanjut.

Baca Juga:  Pengerjaan Jembatan Liliba Didoa kan Oleh Tiga Agama Kristen, Islam Dan Khatolik

Kapolsek Kakuluk Mesak, Iptu Nurdin Tahir yang dikonfirmasi media membenarkan adanya seorang nelayan yang hilang saat melaut di perairan Atapupu sejak kemarin.

Dijelaskan, upaya pencarian yang dilakukan tim SAR dibantu keluarga dan warga nelayan sejak malam hingga siang pukul 11.25 Wita menemukan jasad korban.

Korban sudah ditemukan di hutan bakaua belakang Puskesmas Raikatar,” terang Nurdin.

Baca Juga:  Desa Nobo Ikuti Kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Virus Rabies.

Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Atambua guna dilakukan otopsi.

Masih sesuai informasi yang diperoleh, keluarga korban Matilde Riwu (istri) memberikan laporan ke Polsek Kakuluk Mesak terkait Paulus Oltaf Henuk suaminya yang belum kembali dari memancing ikan di laut.

Satuan Pol Air Polres Belu dan Polsek Kakuluk Mesak pada pukul 23.45 Wita melakukan pencarian menggunakan perahu milik masyarakat menyisir dari arah TPI atapupu ke arah Gurita.

Pencarian hari kedua dilanjutkan pada Selasa, 21 Februari 2023 dan pukul 00.07 Wita anggota mendapati perahu tersebut 3,4 mil laut dari pantai di Tanjung Berluli, namun yang bersangkutan tidak

Baca Juga:  Sapi Milik Warga di Kota Kupang di Tikam OTK

Anggota terus berupaya mencari keberadaan korban tetapi tidak ditemukan.

Dalam perahu ditemukan barang milik korban berupa satu buah, ikan hasil pancing, alat pancing, topi koboi, jaket, satu unit HP Xiaomi, cool box warna kuning, satu box gabus, satu buah gancu dan air Aqua yang selanjutnya diberikan ke pihak keluarga..(Tim)