Panitia Futsal di GOR di duga Tidak Kantongi Ijin Picu Kericuhan

Mexin Tv,Kupang – Panitia Futsal di GOR di duga Tidak Kantongi Ijin Picu Kericuhan
yang melibatkan oknum anggota TNI dan Polri, Polda NTT telah menahan dua anggota polisi yang diduga terlibat dalam aksi itu.

Kapolda NTT Irjen Johni Asadoma Mengatan bakal memanggil panitia penyelenggara turnamen futsal yang diselenggarakan oleh Esy Bire di Gor Oepoi, Kota Kupang. Pemanggilan dilakukan karena panitia tidak mengantongi izin keramaian.

Baca Juga:  Partai Garuda Harus Bisa Memenangkan Pemilu 2024 Dan Duduki Kursi Parlemen

Polisi Juga Akan melakukan proses hukum dengan memanggil dan memeriksa terhadap pihak panitia yang tidak mempunyai izin untuk menyelenggarakan pertandingan futsal dan juga dalam pengamanan tidak melibatkan polisi,” ungkap Johni kepada wartawan, Kamis (20/4/2023) sore.

Menurut dia, selain anggota TNI Polri masyarakat sipil yang terlibat kerusuhan akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku

Baca Juga:  HADIRI SIDANG MAJELIS KLASIS KOTA KUPANG BARAT, PENJABAT WALI KOTA AJAK GEREJA TERLIBAT TANGANI SAMPAH DAN STUNTING

“Tergantung hasil investigasi, jika anggota yang terlibat akan diserahkan ke tim masing-masing untuk diproses hukum,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Danrem 161 Wirasakti/Kupang, Kolonel (Kav) Simon Petrus Kamlasi menegaskan, belum ada penahanan terhadap anggotanya.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan" Sebastianus Bokol"  dari  Polda NTT  dan Polresta Kupang Kota Belum Juga Tindak Lanjuti

Pihaknya sudah memanggil panitia penyelenggara untuk meminta klarifikasi.

Untuk sementara belum ada, namun penyelenggara sudah kita panggil. Itu teknis sekali,” katanya.

Diketahui, bentrokan itu menyebabkan empat anggota polisi dilarikan ke rumah sakit karena mendapat luka serius.

Selain korban luka-luka, sejumlah kendaraan dinas polisi dibakar dan beberapa pos polisi rusak berat..(Mex)